Jawaban:

Sistem Periodik adalah susunan dalam pengelompokan unsur unsur kimia. Pengelompokkan unsur kimia pada sistem periodik berdasarkan golongan dikelompokkan berdasarkan Kesamaan sifatnya.

  • Golongan IA : Hidrogen (H), Litium (Li), Natrium (Na), Rubidium (Rb), Ssium (Cs), dan Fransium (Fr).
  • Golongan IIA : Berillium (Be), Magnesium (Mg), Kalsium (Ca), Stronsium (Sr), Barium (Ba), dan Radium (Ra).
  • Golongan IIIA : Boron (B), Aluminium (Al), Galium (Ga), Indium (In), dan Talium (Ti).
  • Golongan IVA : Karbon (C, Silikon (Si), Germanium (Ge), Timah (Sn), dan Timbal (Pb).
  • Golongan VA : Nitrogen (N), Fosfor (P), Arsen (As), Antimon (Sb), dan Bismut (Bi).
  • Golongan VIA : Oksigen (O), Belerang (S), Selenium (Se), Talurium (Te), dan Polonium (Pe).
  • Golongan VIIA : Fluor (F), Klorin (Cl), Bromin (Br), Yodium (I), dan Astatin (At).
  • Golongan VIIIA : Helium (He), Neon (Ne), Argon (Ar), Kripton (Kr), Xenon (Xe), dan Radon (Rn).

Pembahasan:

GOLONGAN IA (LOGAM ALKALI)

logam Alkali adalah logam yang tergolong logam yang lunak dan mempunyai 1 elektron valensi yang mudah lepas. Logam alkali adalah kelompok logam yang paling reaktif, mudah terbakar di udara, dan bereaksi hebat dengan air.

GOLONGAN IIA (LOGAM ALKALI TANAH)

Unsur unsur pada golongan IIA disebut dengan logam alkali tanah. Logam alkali tanah termasuk ke dalam logam aktif, akan tetapi kereaktifannya kurang dibandingkan dengan logam alkali seperiode, dan hanya akan terbakar di udara jika dipanaskan.

GOLONGAN VIIA (HALOGEN)

Unsur unsur pada golongan VIIA adalah unsur nonlogam yang sangat reaktif. unsur golongan VIIA memiliki elektron valensi yang berjumlah 7, sehingga hanya membutuhkan tambahan 1 elektron untuk mencapai konfigurasi stabil seperti gas mulia.

GOLONGAN VIIIA (GAS MULIA)

Unsur unsur pada golongan VIIIA, seperti helium, Neon, Argon, Kripton, Xenon, dan Radon, disebut dengan golongan gas mulia. Hal ini disebabkan karena semua unsurnya berwujud gas yang sangat stabil, sangat sukar bereaksi dengan unsur lain.

UNSUR TRANSISI

Unsur unsur yang terletak pada golongan golongan B dinamai dengan unsur transisi atau unsur peralihan. Unsur unsur tersebut dinamai dengan unsur transisi karena unsur tersebut terletak diantara peralihan dari golongan IIA ke golongan IIIA.

Unsur transisi dalam

unsur transisi dalam adalah unsur yang letaknya ada pada dua baris pada bagian bawah. unsur ini tergolong dari 2 jenis, yaitu :

  • Lantanida, unsur yang memiliki nomor atom 57 – 70 (terdiri dari 14 unsur). Ke-14 unsur ini mempunyai sifat yang mirip dengan lantanium (La), sehingga dinamai dengan lantanoid atau lantanida
  • Aktinida, unsur yang memiliki nomor atom 89 – 102 (terdiri dari 14 unsur). Ke-14 unsur ini sangat mirip dengan aktinium, sehingga  dinamai dengan aktinoida atau aktinida

Sifat-sifat Periodik Unsur

  • Jari-jari Atom

Dalam satu golongan, semakin besar kulit atom suatu unsur maka akan semakin besar pula jari – jari atomnya.

Dalam satu perioda, semakin besar muatan inti, maka akan semakin kuat gaya tarik inti terhadap elektron, sehingga semakin kecil jari – jari atomnya.

  • Energi Ionisasi

Dalam satu golongan, dari atas ke bawah, jari – jari atom akan bertambah besar, sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin lemah. sehingga menyebabkan energi ionisasi berkurang .

Dalam satu periode, dari kiri ke kanan, jari – jari atom akan berkurang, sehingga gaya tarik inti terhadap elektron akan semakin kuat. dan menyebabkan energi ionisasi bertambah.

  • Afinitas Elektron

Dalam satu golongan dari atas ke bawah, afinitas elektron semakin berkurang .

Dalam satu periode dari kiri ke kanan, afinitas elektron semakin bertambah.

  • Keelektronegatifan

Unsur yang memiliki nilai energi ionisasi dan afinitas elektron yang besar maka akan mempunyai nilai keelektronegatifan yang besar juga.

Bagikan Jawaban

Leave a Reply